Sabtu, 23 Mei 2015

Inilah Penyebab Kebakaran Mobil

Inilah Penyebab Kebakaran Mobil


Banyaknya kejadian kebakaran yang terjadi pada mobil membuat PT Astra Daihatsu Motor berinisiatif berbagi ilmu kepada para jurnalis untuk pencegahan kebakaran kendaraan.
 Daihatsu: Inilah Penyebab Kebakaran Mobil
Kejadian tragis terakhir yang paling diingat oleh masyarakat ialah kecelakaan Paul Walker, aktor dalam film Fast to Furious. Dia bersama rekannya mengalami kecelakaan dan terbakar saat mengendarai supercar di California, Amerika Serikat.

Aji Prima, Instruktur Service Training Department ADM mengatakan ada banyak faktor yang menimbulkan kebakaran pada kendaraan baik itu datang dari internal ataupun eksternal. Adapun unsur pembentuk dari api ada tiga: oksigen, panas, dan bahan bakar.

“Jika ketiga unsur pembentuk api bergabung pada sebuah kendaraan, yang di dalamnya terdapat berbagai jenis sumber panas atau api dan berbagai bahan yang mudah terbakar.”
Unsur pemicu api pada kendaraan meliputi unsur internal antara lain hubungan arus pendek. Hubungan arus pendek adalah sebuah hubungan listrik dengan tahanan listrik yang sangat kecil sehingga arus listrik sangat besar akan mengalir.

“Adapun unsur pemicu api ini juga disebabkan kabel digigit tikus, kabel terjepit atau isolator robek, penyambungan tanpa isolator, penyambungan salah, serta protector (pelindung) kabel rusak karena panas,” tegas Aji.

Penggunaan kabel yang tidak sesuai ternyata dapat menimbulkan panas.  Hal ini menjadi salah satu efek yang dibangkitkan oleh aliran listrik, saat sejumlah arus melewati sebuah konduktor maka sejumlah panas akan dihasilkan.

“Adapun unsur pemicu kebakaran ini juga diakibatkan oleh kabel meleleh yang kelebihan arus dan beban, pemasangan subwoofer daya besar namun menggunakan kabel kecil. Pemasangan kabel tidak standar (termasuk modifikasi), penggunaan soket kabel longgar, gesekan dua buah benda padat, panas manifold, serta adanya loncatan percikan api, menjadi pemicu kebakaran.”

6 Prinsip yang Harus Diterapkan Demi Keselamatan di Jalan Raya

6 Prinsip yang Harus Diterapkan Demi Keselamatan di Jalan Raya

Seiring berkembangnya jaman, populasi kendaraan di dunia semakin bertambah. Dan dengan semakin bertambahnya populasi kendaraan, maka semakin meningkat pula risiko terjadinya kecelakaan di jalan raya.
 
6 Prinsip yang Harus Diterapkan Demi Keselamatan di Jalan Raya
Pentingnya keselamatan perlu ditanamkan sejak dini, baik melalui sosialisasi maupun pelatihan berkendara terutama pada usia 11 hingga 25 tahun.
Brake, sebuah badan yang bergerak di bidang keselamatan jalan raya di Inggris, menyebut agar seluruh pengguna jalan dapat melintas dengan selamat perlu ditegakkan 6 prinsip yaitu Slow, Sober, Secure, Silent, Sharp dan Sustainable.

Berikut ini adalah pemaparan enam prinsip keselamatan di jalan raya oleh Brake:
  1. Slow (Pelan):  Pengendara melintas dengan kecepatan di bawah batas maksimum dan memperlambat laju kendaraannya saat di area pemukiman atau keramaian, memasuki tikungan, dan cuaca buruk. Semakin pelan berkemudi, maka semakin besar pula peluang untuk menghindari terjadinya kecelakaan
  2. Sober (Sadar): Hindari berkendara saat di bawah pengaruh minuman alkohol dan obat-obatan sedikit pun. Jangan menumpang dari seseorang yang berada di bawah pengaruh minuman alkohol dan obat-obatan
  3. Secure (Aman): Pastikan diri Anda dan penumpang mengenakan perangkat keselematan dalam setiap perjalanan, seperti memakai helm saat mengendarai sepedamotor dan memakai sabuk keselamatan saat mengendarai mobil. Sediakan kursi khusus anak jika membawa anak dengan tinggi di bawah 150 cm
  4. Silent (Senyap): Pastikan untuk tidak melakukan atau menerima panggilan telepon, SMS dan sebagainya, serta nonaktifkan Ponsel, jauhkan dari pandangan dan atur dalam mode silent (senyap). Usahakan juga untuk tidak berbicara dengan seseorang yang tengah berkendara
  5. Sharp (Waspada): Beristirahat secara teratur jika merasa lelah dan jangan mengendarai dalam keadaan lelah, stress atau dalam pengaruh obat. Ingatkan orang lain untuk berkendara dalam keadaan sehat dan beristirahat jika merasa lelah
  6. Sustainable (Ramah lingkungan): Kurangi frekuensi mengemudi sendiri atau bahkan tidak sama sekali. Cobalah bepergian dengan berjalan kaki, bersepeda atau gunakan fasilitas transportasi umum lebih sering untuk keselamatan di jalan raya, lingkungan dan kesehatan.

Mengenal Jenis Dongkrak Mobil


Mengenal Jenis Dongkrak Mobil


Dongkrak mobil merupakan salah satu piranti yang wajib dibawa di dalam kendaraan roda 4 atau lebih. Dengan mengenal jenis dongkrak mobil, kita dapat menentukan jenis dongkrak mobil mana yang sebaiknya kita gunakan. Sehingga dongkrak tersebut dapat membantu pengemudi dan bukannya merepotkan karena jenisnya yang tidak tepat.

Jenis dongkrak mobil umumnya ada 3 jenis yang masing-masing memiliki keunggulan dan kelemahan masing-masing. Kita harus mengenalnya untuk mendapatkan dongkrak mobil yang paling sesuai.

Dongkrak Gunting
Dongkrak gunting sering disebut juga dengan dongkrak ketupat atau dongkrak jembatan atau Scissor Jack. Pemberian nama tersebut karena bentuknya mirip ketupat saat terbuka, mirip struktur jembatan dan membuka atau menutupnya seperti gerakan gunting. Dongkrak ini sudah tersedia di mobil saat anda membeli mobil sebagai bagian dari perlengkapan standar mobil.

Untuk menghasilkan daya angkat, pengguna memutar poros ulir dengan bantuan tongkat engkol. Putaran tersebut yang akan menghasilkan daya angkat. Untuk menaikkan, cukup memutar poros searah jarum jam dan untuk menurunkan, putar ke arah sebaliknya.

Keunggulannya murah, perawatan mudah, resiko rusak kecil dan dimensi kecil. Kekurangannya adalah perlu tenaga untuk memutar porosnya dan posisi untuk memutarnya tidak nyaman. Tetapi beberapa modifikator memanfaatkan energi listrik untuk menggerakan poros ulir tersebut.

Dongkrak Botol
Dongkrak botol sering disebut juga Bottle Jack. Disebut dongkrak botol karena bentuknya seperti botol. Dongkrak ini memanfaatkan sistem hidrolis untuk mengangkat beban.

Untuk mengangkat beban kita cukup memompa menggunakan tuas yang tersedia dan sistem hidrolis akan mengangkat beban di atasnya. Dan untuk menurunkan hanya perlu membuka katup dongkrak pada bagian bawah sehingga tekanan akan hilang dan dongkrak akan turun secara perlahan.

Keunggulannya lebih ringan saat menggunakannya karena terbantu oleh sistem hidrolis, selain itu dimensinya juga kecil. Kekurangannya sedikit lebih mahal dibanding dongkrak gunting dan berpotensi rusak akibat kebocoran pada sistem hidrolis.

Dongkrak buaya
Dongkrak buaya sering disebut juga Crocodile Jack. Dongkrak ini disebut dongkrak buaya karena gerakan naik dan turunnya lengan angkat mirip dengan gerakan membuka dan menutupnya mulut buaya.

Daya angkat dongkrak memanfaatkan sistem hidrolis seperti dongkrak botol, hanya sistem hidrolis disini digunakan untuk menggerakan lengan angkat untuk mengangkat beban.

Keunggulannya lebih ringan untuk digunakan, lebih ergonomis saat menggunakan dan mudah untuk dipindah-pindahkan karena ada 4 roda dibagian bawahnya. Kekurangannya adalah mahal, dimensi yang sangat besar sehingga tidak memungkinkan untuk dibawa ke dalam mobil dan berpotensi rusak akibat kebocoran pada sistem hidrolis.

Dengan mengetahui keunggulan dan kekurangan dongkrak mobil diatas, silahkan dipilih jenis dongkrak mobil mana yang akan digunakan saat di rumah dan saat di mobil.


Sumber: selamatberkendara.com