Tampilkan postingan dengan label INFORMASI OTOMOTIF. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label INFORMASI OTOMOTIF. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 12 September 2015

Pesan Antar Aki Makassar - SHOP AND DRIVE CENDRAWASIH MAKASSAR

Pusatnya Otlet Aki,Oli dan Shock LENGKAP

SHOP & DRIVE  'LAYANAN ANTAR AKI 24 Jam"
Shop & Drive hadir lebih dekat dengan anda, Makassar Sulawesi Selatan 
Buka Setiap Hari, Layanan antar aki 24 jam*. Garansi Aki s/d 1.5 tahun*.
Telpon 0411-876524 / Hp. 081354704412.


PT. Astra Otopart Tbk melahirkan gerai retail otomotif modern Shop and Drive yang hadir sejak akhir tahun 1998, terus berkembang dan diwaralabakan. Sehingga kini sudah mencapai 400 outlet yang tersebar di Jawa , Bali, Sumatera, Lombok, Sulawesi dan Kalimantan.

9 Keunggulan Shop And Drive :

1. Mekanik handal kualitas ASTRA
2. Jaringan terluas di seluruh Indonesia
3. Riwayat service tersistem
4. Kualitas dan keaslian produk terjamin
5. Layanan pengingat,penggantian Oli dan pengecekan aki.
6. Layanan pelanggan 24 jam melalui call shop and drive (Kode area) 15000-15
7. Layanan antar aki 24 jam *
8. Garansi aki sampai dengan 1.5 tahun  *
9. Memelihara kendaraan anda dengan 11 Poin Pemeriksaan secara GRATIS**

* Syarat dan ketentuan berlaku

Outlet Kami yang tersebar di Wilayah Sulawesi Selatan :

Nama Outlet Alamat


Shop&Drive - Aeropalla, Makassar Jl. Hertasning Baru No. 5, Gunung Sari - Makassar
(0411) 862 360
Shop&Drive - Alauddin, Makassar
Jl. Sultan Alauddin No. 235, Gunungsari, Rappocini - Makassar (0411) 865 782
Lokasi: Perempatan Alauddin arah ke Goa, kiri jalan.
Shop&Drive - Cendrawasih, Makassar
Jl. Cendrawasih No. 472, Sambung Jawa, Mamajang - Makassar (0411) 876 524
Lokasi: Depan gereja Cendrawasih
Shop&Drive - Pengayoman, Makassar
Jl. Pengayoman, Komplek Mirah II No. 33, Pandang - Makassar (0411) 449 883
Lokasi: Samping KFC Pengayoman

Shop&Drive - Perintis, Makassar Jl. Perintis Kemerdekaan KM. 13, Paccerakkang - Makassar (0411) 895 8065

Shop&Drive - Sudiang, Makassar Jl. Perintis Kemerdekaan Km 18-19, Ruko No.8, Sudiang - Makassar
(0411) 557 762

Shop&Drive -Urip Sumoharjo, Makassar Jl. Urip Sumoharjo no 60 Maccini Makassar
(0411) 428 256



Shop&Drive - Veteran, Makassar
Jl. Veteran Selatan No. 146 A, Mandala, Makassar
(0411) 850 608
Lokasi: Depan bank BNI
Shop&Drive - Wahidin, Makassar
Jl. Dr. Wahidin Sudirohusodo No. 104, Makassar
Lokasi: Pasar sentral

11 poin pemeriksaan :



Aki Untuk Semua Merek Mobil Lengkap ..

Oli Lengkap Dan Terpercaya :


  • SHELL ASTRA
  • SHELL HELIX
  • MOTUL
  • MOBIL 1
  • CASTROL
  • PERTAMINA
  • REPSOL
  • GENUINE TOYOTA
  • GENUINE HONDA

Shock Absorber Kayaba - Bermutu Pasti :


Filter Oli, Udara, AC, :



Kami antar, pasang dan cek sistem kelistrikan GRATISSS!!!
( 0411 ) 876 524 atau call center di (kode area) 15000-15

SMS/WHATSAPP : 081 354 704 412 / 0856 4963 6896
PIN BBM : 79C6F1F7





Kamis, 27 Agustus 2015

5 Bahan Dapur Penghilang Bau Rokok Dalam Kabin

5 Bahan Dapur Penghilang Bau Rokok Dalam Kabin


Merokok di dalam mobil menyebabkan bau tidak sedap dan mengganggu kenyamanan berkendara. Asap yang dikeluarkan dari rokok akan melekat pada permukaan interior. Bagi penumpang yang tak terbiasa dengan bau rokok, tentunya hal ini sangatlah mengganggu. Lalu bagaimana cara menghilangkan bau rokok ini? Terdapat beberapa cara alami menggunakan bahan-bahan dapur.

1. Bubuk vanila
Vanila tak hanya memberikan wangi sedap pada kabin mobil. Bahan dapur ini ternyata juga bisa menyerap bau tak sedap khususnya rokok. Bungkus bubuk vanila menggunakan kain tipis kemudian letakkan di bawah kursi mobil Anda.

2. Cuka
Bahan dapur yang berbau menyengat ini dipercaya dapat menjadi solusi pembersih dan penghilang bau. Cukup letakkan segelas cuka di dalam kabin dan biarkan semalaman. Bau rokok akan hilang keesokan harinya.

3. Bubuk kopi
Bukan rahasia lagi bahwa kopi bisa menyerap berbagai macam bau. Sebarkan bubuk kopi di dalam kabin Anda, seperti di bawah karpet dan jok. Biarkan semalaman kemudian vakum untuk membersihkannya. Pastikan jangan sampai bubuk kopi basah.

4. Bubuk kayu manis
Memiliki rasa harum dan manis, bubuk kayu manis biasanya dikenal sebagai bahan pembuat kue. Untuk menghilangkan bau rokok, campurkan seperempat gelas bubuk kayu manis dengan setengah gelas cuka apel. Campurkan secara merata hingga menjadi adonan, kemudian letakan pada wadah tertutup. Lubangi tutupnya dan dijamin bau rokok akan hilang, tergantikan dengan wangi bubuk kayu manis.

5. Baking soda
Taburkan baking soda pada kabin atau menggunakan kotak yang sudah dilubangi. Diamkan selama beberapa hari, jika perlu lakukan penggantian setiap 2 hari sekali untuk tetap menjaga dari bau rokok.


Sumber: otosia.com

Sabtu, 23 Mei 2015

Begini Cara Negosiasi Ketika Beli Mobil Baru

Begini Cara Negosiasi Ketika Beli Mobil Baru

Tidak sulit mengincar diskon harga mobil baru, karena saat ini banyak tenaga penjual atau dealer yang berlomba menawarkannya. Tapi yang lebih penting ketika membeli mobil baru adalah usaha agar mendapat harga paling bagus.

Seperti ditulis The Telegraph dalam salah satu kolomnya beberapa waktu lalu, berusaha untuk menawar adalah hal yang lumrah dilakukan. Untuk membeli mobil baru bahkan dianggap krusial, karena memang bisa ditekan serendah mungkin.

Berikut tipsnya:
1. Bekal info. Sebelum berkunjung ke dealer, Anda harus punya bekal informasi sebanyak mungkin. Cek, apakah model yang akan dibeli bakal disegarkan (facelift) atau diperbaharui. Jika ya, ini bisa menjadi bahan untuk menekan harga. Ada baiknya cek di website resmi merek harga yang tercantum sebagai patokan.

2. Waktu yang Tepat. Banyak tenaga penjual yang ditarget berdasarkan tenggat waktu bulanan. Jadi, sebaiknya berkunjung ke dealer jelang akhir bulan. Mereka cenderung memberi diskon tambahan agar bisa mencapai target bulanan.

3. Tampil meyakinkan. Jangan tampak terlalu bersemangat dan sok tahu. Tapi di saat yang sama, Anda juga harus bisa meyakinkan bahwa Anda tidak cuma ”lihat-lihat” dan ”tanya-tanya”. Tegaskan bahwa Anda sangat ingin membeli mobil, tapi hanya dengan harga yang tepat.

4. Main strategi. Jangan sekali-kali mengatakan kepada tenaga penjual dana maksimum. Karena ini hanya akan melemahkan posisi Anda dalam bernegosiasi. Idealnya jangan sampai bujet maksimum itu terpakai.

5. Berkeliling dan tantang! Jangan tergesa-gesa. Luangkan waktu mengunjungi beberapa dealer untuk membandingkan. Ambil penawaran terbaik, lalu tantang dealer selanjutnya atau sebelumnya untuk mengalahkan penawaran itu.

6. Tukar-tambah (trade in). Jika proses tukar-tambah adalah bagian dari negosiasi, pastikan Anda tetap untung. Tanya detail berapa harga mobil bekas Anda, lalu dimasukkan untuk uang muka berapa, dan sebagainya. Jika tidak relevan, ada baiknya menjual dulu mobil bekas Anda ke pemakai.

7. Uang bukan segalanya. Jika tenaga penjual tak bisa menawarkan nilai yang Anda harapkan, tanyakan ke mereka untuk mengeluarkan nilai tambahan selain uang. Misalnya, perpanjangan garansi atau perlengkapan yang biasanya membuat konsumen harus mengeluarkan uang lebih. Tapi ingat, pilih aksesori atau perlengkapan hanya yang Anda butuhkan.

8. Jangan takut untuk pergi. Jika Anda masih kurang puas dengan penawaran, jangan takut untuk meninggalkan dealer dan mengeluarkan kata terima kasih. Yakinlah bahwa akan selalu ada dealer lain.


Sumber: otomotif.kompas.com

10 Kebiasaan Pengemudi di Indonesia yang Salah Kaprah

10 Kebiasaan Pengemudi di Indonesia yang Salah Kaprah



Entah apa sebabnya, pengemudi di Indonesia kadang menggunakan fitur di dalam mobilnya dengan cara yang tidak tepat. Akibatnya jelas pengguna jalan lain justru dirugikan. Berikut daftar 10 kebiasaan pengemudi di Indonesia yang dinilai salah kaprah.

1. Hujan Deras Menyalakan Lampu Hazard
Dalam kondisi hujan deras, jalanan terutama di jalan tol, seketika akan berubah menjadi pohon natal. Sebagian besar mobil-mobil yang melintas akan menyalakan lampu hazard (lampu sein yang menyala berbarengan sebelah kanan dan kiri, depan dan belakang).



Bukan suasana syahdu bulan Desember yang diperoleh. Tapi justru menyilaukan dan membahayakan bagi pengemudi kendaraan yang lain. Ketika pengemudi dituntut untuk lebih berkonsentrasi, malah diganggu oleh kelap-kelip lampu hazard yang menyilaukan mata. Sesuai namanya, lampu “hazard” mustinya hanya digunakan dalam kondisi darurat, misalkan sedang mengganti ban kempes di bahu jalan, atau mobil mogok di bahu jalan, dan sebagainya.

Salah kaprah penggunaan lampu hazard bukan hanya saat hujan deras saja, tetapi juga pada waktu digunakan untuk konvoi atau iring-iringan kendaraan, digunakan saat masuk di terowongan yang mengharuskan memakai lampu, dan digunakan sebagai isyarat oleh kendaraan yang akan mengambil jalan lurus ketika berada di perempatan / persimpangan jalan. Pantas saja sekarang susah mencari kunang-kunang di sawah, ternyata sudah pada pindah ke jalanan rupanya.

2. Penggunaan Wiper Belakangan
Saat ini sebagian besar mobil MPV dan SUV, meskipun tipe termurah, sudah dilengkapi dengan fasilitas wiper di kaca belakang. Namun rupanya banyak pengemudi yang tidak memahami penggunaannya. Ketika sedang turun hujan, beberapa pengemudi segera memasang wiper belakang dalam posisi on sepanjang perjalanan. Padahal, wiper belakang dibuat untuk digunakan pada saat mobil hendak berjalan mundur, sehingga pengemudi bisa melihat kondisi di belakang mobil dengan jelas.



Untuk mobil buatan Eropa, dan sebagian mobil Jepang di kelas menengah ke atas, wiper belakang akan menyala otomatis ketika tuas transmisi masuk ke gigi “R”.

Ketika mengemudi, pandangan pengemudi semestinya lebih fokus ke arah depan, dan sesekali melihat kaca spion ketika hendak mendahului. Lalu apa gunanya wiper belakang dinyalakan terus-menerus? Mau lihat pengemudi di mobil belakang yang kebetulan cantik atau ganteng?

3. Goncangkan Mobil Saat Isi Bensin
Pada saat antre mengisi BBM di SPBU, sering terlihat pengemudi mobil mengoncang-goncangkan bodi mobilnya saat sedang mengisi BBM.



Anggapannya, dengan melakukan tindakan tersebut, maka ia dapat mengisikan BBM ke tangki mobilnya dengan kapasitas lebih banyak/penuh. Yang kita tahu, BBM adalah cairan, dan sifat cairan adalah selalu mengisi dan mencari tempat yang lebih rendah. Jadi tidak perlu digundang-guncangkan agar lebih penuh. Emangnya kaleng kerupuk? Kalau BBM harganya jadi mahal, tindakan ini akan tetap sering terlihat gak ya?

4. Tambah Kecepatan Saat Lampu Kuning
Ketika lampu lalu lintas menyala kuning, sebelum menjadi merah, banyak pengemudi kendaraan bermotor malah mempercepat laju kendaraannya. Padahal lampu kuning tersebut dimaksudkan agar pengemudi melambatkan dan mengurangi kecepatan kendaraan.



Dengan mempercepat laju kendaraan, akan sangat membahayakan pengguna jalan lain. Ketika lampu lalu lintas menyala merah, maka pengemudi dari arah kiri dan kanan mulai menjalankan kendaraannya. Bisa terjadi tabrakan fatal.

Jika tiba-tiba pengemudi rem mendadak, bisa ditabrak oleh kendaraan dari belakang. Makanya, lain kali kurangi kecepatan ya. Jangan seperti orang Melayu bilang ketika nekat ngebut saat lampu lalu lintas menyala kuning: “Kan, belum merah kaliii tuh bang....!?”.

5. Mendahului dari Bahu Jalan
Semua pengemudi pasti tahu bahwa fungsi bahu jalan digunakan saat kendaraan mogok, ganti ban, atau untuk akses mobil patroli jalan tol memberikan pertolongan dalam kondisi darurat.



Namun, walaupun sudah berkali-kali diingatkan oleh pihak pengelola jalan tol melalui spanduk dan papan elektronik. Bahkan salah satu klub otomotif telah mencanangkan gerakan 'anti bahu jalan', tetap saja pelanggaran sering terjadi. Malah sekarang salah kaprah itu bertambah, bahu jalan adalah lajur khusus pejabat.

6. Jalan Pelan di Sebelah Kanan
Jika melihat truk melintas di lajur kanan di sepanjang jalur pantura, itu sudah biasa. Ternyata, kebiasaan itu menular ke mobil-mobil pribadi di jalan tol.



Dengan enaknya mobil-mobil tadi berjalan pelan di lajur paling kanan. Ketika penulis hendak mendahului dan memberi tanda dengan klakson atau lampu dim, mobil tersebut malah menyalakan sein kanan. Jadi, mobil yang lebih cepat disuruh mendahului dari kiri. Waduh padahal sudah dipasang banyak himbauan di jalan tol: “lajur kanan hanya untuk mendahului".

7. Menekan Pedal Gas Sebelum Mematikan Mesin
Banyak ditemui pengemudi akan menekan pedal gas mobil dalam-dalam sebelum memutar kunci kontak ke “off”. Mereka beranggapan dengan demikian maka accu mobil akan terisi, ruang pembakaran lebih bersih, sehingga mobil akan lebih mudah di-start.



Padahal dengan menekan pedal gas, maka pompa bahan bakar dan pelumas akan menghisap BBm dan oli. Jika kemudian tiba-tiba mesin dimatikan, maka sisa BBM yang tidak terbakar akan menumpuk di saluran pembakaran. Justru lebih baik mesin dibiarkan idle sekitar 10 sebelum dimatikan, sehingga kondisi ruang pembakaran dan pendinginan mesin lebih optimal.

8. Tidak Menyalakan Lampu Sein Saat Mendahului
Banyak pengemudi tidak menyalakan sein saat berpindah jalur atau memotong jalur untuk mendahului kendaraan lain. Mereka beranggapan bahwa jika menyalakan lampu sein, justru tidak akan diberi kesempatan oleh kendaraan di belakangnya. Fenomena ini memang aneh, justru yang memberitahu dan meminta izin untuk memotong jalur dengan menyalakan lampu sein kok malah sering tidak diberi jalan.



9. Lampu Sein Hanya Untuk Belok Kanan
Masih soal lampu sein, pengemudi di Indonesia terkenal irit menggunakannya. Lampu sein (atau lampu belok) hanya digunakan/dinyalakan saat kendaraan hendak belok kanan saja. Itupun dengan syarat, benar-benar belok dengan sudut minimal 90 derajat. Jika belok kanan hanya serong sedikit (seperti huruf “Y”), tidak perlu lampu sein dinyalakan.

Sehingga sangat jamak ditemukan, mobil keluar di pintu tol tidak perlu lampu sein. Masuk ke rest area, tidak perlu nyalakan sein. Belok kiri di perempatan, tidak perlu lampu sein. Mobil mundur hendak masuk area parkir, tidak perlu sein, dan seterusnya.

10. Jalanan = Tempat Sampah
Pengemudi kita menganggap jalan raya adalah tempat sampah. Mulai dari sopir kendaraan umum, sampai pengemudi mobil mewah sering membuang sampah sembarangan. Yang paling sering adalah abu serta puntung rokok yang masih menyala dibuang sembarangan.



Hingga tissu, kulit buah, botol minuman berenergi, dan sebagainya. Sampah terbesar yang pernah saya lihat di buang sembarangan di jalan tol adalah popok bayi. Bukan sembarang popok, karena dibuang lengkap dengan isinya. Bisa dibayangkan betapa kagetnya kendaraan di belakangnya dan indahnya pemandangan setelahnya.



Catatan Redaksi:
Handoko N. Soetrisno adalah pembaca detikcom, tinggal di Bekasi, Jawa Barat.
Sumber: oto.detik.com